Melindungi Komputer dari Ancaman Online

Melindungi Komputer dari Ancaman Online

Konon ada 5 caranya. Di Indonesia internet makin merambah kehidupan kita, yang tampak dari meningkatnya jumlah netter (online user) secara signifikan. Bahaya lewat jalan online pun semakin banyak, entah lewat webcam, melalui program gratis, video cuma-cuma dsb. Ada cukup banyak alasan, mengapa netter harus semakin waspada. Di dunia internet pun juga berlaku hukum kehidupan yang sama seperti di dunia nyata: solusi termahal tidak selalu yang terbaik, dan tanpa upaya apa-apa tidak akan ada pemecahan masalah.

Sang Mara Bahaya
Program komputer perusak kian piawai menyembunyikan dirinya dalam komputer, semakin sulit dideteksi. Komputer kita menjadi zombi yang dikontrol secara jarak jauh oleh penyerang, dari belahan dunia mana pun. Misalnya untuk mengirim email sampah (spam), atau mengaktifkan webcam yang biasanya terpasang di bagian atas monitor laptop. Bahwa ada virus komputer dan/atau trojan di komputer, biasanya jarang diketahui netter. Umumnya para penyerang tidak ingin dikenal, mereka cuma ingin mendapat informasi atau uang.

Dari Mana Asalnya Ancaman Online?
Sumber asal ancaman amat beragam, misalnya dari surel (surat elektronik/email), terutama pengirim yang belum pernah kita kenal. USB-Memory juga bisa menjadi sarana penularan. Kunjungan ke situs-situs tertentu merupakan awal bahaya penjangkitan zombie-software, jika alamatnya kita klik. Demikian pula layanan yang memungkinkan para pengguna bertukar data, termasuk program chat. Paling mengerikan adalah jika penyerang sudah mengantongi password korban, seperti kasus seputar facebook pada awal Juli 2010 di Indonesia. Penyerang akan berbuat hal-hal tidak menyenangkan atas nama korban.

Tidak mungkin dilakukan pengamanan 100% saat kita berkelana di dunia maya. Tetapi risiko dapat diminimalisasi dengan 5 cara berikut ini. Lima cara yang sakti dan ampuh, kendati sederhana.

1. Instalasi Software Anti Virus
Pembuat software anti virus sebetulnya ingin netter membeli paket premium mereka, namun yang disediakan secara gratis pun sebetulnya sudah cukup baik. Persaingan antar para pembuat anti virus menjadikan netter punya banyak pilihan. Beberapa yang cukup bagus: Security Essentials (Microsoft) atau Anti Vir (Avira). Setelah itu, setiap 2 minggu sekali sebaiknya dilakukan pembersihan secara manual. Jangan lupa mengaktifkan Windows-Firewall.

2. Pelindung Dari Spion Internet
Selain software anti virus, netter dianjurkan menggunakan program yang mampu membasmi trojan dan pengganggu lain. Anjuran para pakar: pakailah Spybot – Search & Destroy buatan Safer Networking. Sedikitnya 1 kali dalam seminggu aktifkan program ini, namun sebelumnya jangan lupa melakukan update. Kendati harus sabar selama beberapa jam, namun kesabaran ini akan berbuah rasa aman berselancar.

3. Tidak Selalu Melakukan Klik
Lebih baik tidak melihat video yang dikirim seseorang lewat email asing mencurigakan, daripada risiko kecolongan nomor kartu kredit atau password atau membiarkan komputer kita jadi zombi. Hati-hati jika kita diminta meng-install software tertentu agar bisa melihat sebuah video. Waspada jika ada email dari pengirim yang tidak kita kenal. Buatlah password yang aman, yaitu minimal terdiri dari 12 karakter, gabungan huruf dan angka. Sebisa mungkin case-sensitive (pembedaan huruf besar dan kecil).

4. Mengamati Laporan Peringatan Komputer Sebelum Bertindak
Kadang-kadang muncul di layar monitor peringatan dari komputer kita. Amati laporan tersebut. Apakah berasal dari software anti virus atau anti trojan yang terpasang? Atau berasal dari apa yang biasa disebut sebagai Scare Ware, program palsu pembangkit ketakutan? Jika kita masuk perangkap dengan melakukan klik (setuju untuk download), maka virus dan trojan bakal terjun bebas masuk dalam komputer. Pada kasus semacam ini software anti virus terbaik pun tidak berguna lagi, karena kita sebagai administrator alias kaisar sudah setuju.

5. Melakukan Update Secara Teratur
Komputer tidak hanya diserang melalui Sistem Operasi, terbanyak yang dipakai adalah Windows (Microsoft), tetapi juga melalui software lain seperti Adobe Reader. Karena itu penting sekali melakukan update dari software yang kita miliki, yang disediakan secara gratis oleh pembuatnya. Pilihan terbaik adalah memberikan opsi update, cara otomatis.

Leave a reply

error: Content is protected !!