Kopi Itu Sehat

Kopi Itu Sehat

Di samping menyegarkan tubuh, minum kopi mampu melindungi jantung kita. Demikian studi jangka panjang yang dilakukan di Boston terhadap 130 ribu responden. Konsumsi kopi juga mampu meringankan pengaruh kolesterol (yang merusak jaringan saraf di otak). Minum 3 gelas kopi bisa menghambat kerusakan hati akibat penyakit kronis. Pada wanita, minum kopi mampu menurunkan risiko terserang penyakit kanker payu dara dan membuat awet muda.

Kopi masih dianggap negatif. Mitos yang keliru ini tetap berseliweran kendati beberapa studi ilmiah membuktikan bahwa minum kopi itu menyehatkan. Kopi tidak mengambil cairan tubuh, padahal yang terjadi adalah mengeringnya cairan tubuh justru jika orang tidak terbiasa minum kopi. Namun badan kita akan cepat menyesuaikan diri. Para pakar dari “Harvard School of Public Health” malah menemukan, bahwa kopi tak berkaitan sama sekali dengan risiko kanker lambung.

Kopi ditanam di lebih dari 50 negara di dunia. Legenda kopi jadi minuman berawal tatkala para gembala kambing di Etiopia heran mengapa beberapa kambing mereka masih segar bugar sampai jauh di malam hari. Padahal yang lain sudah ko dan tidur pulas. Selidik punya selidik, ternyata kambing yang tahan tidak tidur itu sorenya makan tananam kopi. Gembala lalu mengunjungi biara terdekat dan menyampaikan keluhan mereka pada biarawan di situ. Para biarawan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Biji kopi itu lalu dipanggang dan dijadikan serbuk, diseduh dengan air panas, lalu diminum. Hasilnya adalah seperti yang kita rasakan sehabis minum kopi.

Olahragawan dapat minum kopi dan makan mi setelah menyelesaikan aktivitas mereka, sehingga gudang cadangan karbohidrat dapat terisi penuh dengan cepat. Namun kopi tidak selalu pas untuk setiap orang. Manusia dengan problem pencernaan hendaknya tidak terlalu sering minum kopi. Selain itu, minum kopi yang berlebihan saat kehamilan bisa meningkatkan risiko keguguran.

Leave a reply

error: Content is protected !!